O KM Indonesia Magnet Bagi Para Bikers

Tugu O km Indonesia, lebih tepatnya nol kilometer pintu masuk bagian barat Indonesia yaitu berada di Pulau Weh [weh artinya kaget].

Pulau Weh merupakan pulau yang ada penduduknya dibagian ujung barat Indonesia.

Di Pulau Weh terdapat dua Kecamatan, dengan Kotanya bernama Sabang. Kota yang berada di Sabang hanya ada dua sebutan yaitu Kota Atas dan Kota Bawah.

Istilah Sabang sendiri berasal dari bahasa Aceh yaitu Saban yang berarti sama hak dan kedudukan dalam segala hal.

Kota Sabang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia, Thailand, dan India. Tugu Nol Kilometer yang berada di Sabang ini menjadi daya tarik bagi para wisatawan baik wisatawan lokal maupun manca negara.

Magnet tugu nol kilometer ini khususnya mampu membius para biker's Indonesia yang berada di luar Pulau Sumatra. Mereka para pengembara berkuda besi rela menempuh jarak ribuan mil demi untuk sampai ketempat ini.

Bahkan ada biker's yang menempuh perjalanan sampai berbulan-bulan dari tempat asalnya.

nol kilometer
Tugu Nol Kilometer Indonesia. Senin, 11 April 2016.

Tugu O km telah mengalami beberapa kali renovasi seperti yang terlihat pada foto di atas, tugu juga lagi di renovasi. Seperti halnya tugu-tugu sebelumnya juga mengandung arti.

Sedangkan desain tugu O km yang baru arti filosofinya yaitu mulai dari lingkaran besar yang ada di tugu merupakan analogi dari angka nol.

Kemudian empat pilar yang menjadi penyangga merupakan batas-batas negara yaitu Sabang, Merauke, Miangas, dan Pulau Rote.

Sedangkan motif rencong [senjata khas Aceh] menjadi simbol bahwa Aceh juga ikut andil memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Sementara ornamen lainya yang berbentuk segi delapan mengambarkan landasan ajaran agama islam, kebudayaan Aceh dan Nusantara dalam lingkup yang luas sesuai delapan penjuru mata angin.

tugu nol km
Saudara Biker's Berfoto Di O km. Senin, 11 April 2016.

Mendengar Pulau Weh atau Sabang mungkin sebagian saudara para pengembara mengira bahwa ini adalah pulau terluar paling barat Indonesia, bila memang beranggapan demikian maka saudara para pengembara salah 😁.

Sedangkan untuk kapal cepat sekitar Rp: 85.000,- dengan lama perjalanan sekitar 45 menit.Mendengar Pulau Weh atau Sabang mungkin sebagian saudara para pengembara mengira bahwa ini adalah pulau terluar paling barat Indonesia, bila memang beranggapan demikian maka saudara para pengembara salah 😁.

Sabang merupakan kota ujung barat Indonesia yang berada di Pulau Weh. Sedangkan pulau terluar dan terbarat Indonesia yaitu Pulau Benggala, pulau yang tidak berpenghuni serta berbatasan langsung dengan perairan India.

Masyarakat sekitar menyebutnya dengan Pulau Batu Tiga belas, karena terdiri dari gundukan-gundukan batu yang membentuk pulau dengan luas sekitar 4 hektar.

gerbang o km
Pintu Gerbang O km Indonesia, tidak jauh dari sini terdapat taman I Love Sabang. Senin, 11 April 2016.

Akses jalan ke Kota Sabang sendiri sangatlah mudah untuk dilalui baik mengunakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi dari Kota Banda Aceh.

Bila para saudara pengembara sudah berada di Banda Aceh tidak menuju ke Pulau Weh/Sabang maka akan sayang sekali. Karena Kota Sabang sudah dekat, tempat dimana tugu ikonik, yaitu tugu O km Indonesia berada.

Tak hanya tugu nol kilometer, tetapi Sabang juga memiliki keberagaman suku dan adat yang hidup harmonis.

Selain itu di Pulau Weh juga terdapat banyak destinasi wisata bahari yang sangat menawan dan akan membuat saudara para pengembara betah berlama-lama di Pulau Weh tersebut.

Pulau Weh merupakan pulau terbesar di situ yang diapit oleh beberapa pulau kecil yang menjadi primadona wisata bahari di ujung paling barat Indonesia.

Destinasi wisata Pulau Weh beserta pulau-pulau kecil disekitarnya antara lain :
Pulau Klah,
Pulau Rondo,
Pulau Rubiah,
Pulau Seulako,
Pantai Kasih,
Pantai Iboih,
Pantai Anoi Itam,
Pantai Pasir Putih,
Pantai Sumur Tiga,
Pantai Tapak Gajah,
Pantai Ujung Kareung,
dan sebagainya.

Saudara para pengembara dari Banda Aceh langsung saja menuju Pelabuhan Ulee Lheue atau Ulele dengan jarak kurang lebih 20 menit berkendara dari pusat kota.

Dipelabuhan ini terdapat dua jenis kapal alternatif untuk menuju ke Kota Sabang, satu kapal fery beserta kendaraan yang saudara para pengembara pakai, satu lagi kapal cepat/khusus penumpang orang saja.

Setau d'mas pengembara harga tiket untuk kapal fery sekitar Rp: 17.000,- saja {makhlum waktu itu saya di gratisin😂} dan beroperasi hanya dua kali sehari yaitu jam 08.00 wib dan jam 14.00 wib dengan lama perjalanan kurang lebih 2 jam.

kapal menuju sabang
Foto Suasana Di Dalam Kapal Fery. Senin, 11 April 2016.

Begini d'mas pengembara ceritakan sedikit kenapa kok di gratisin bukannya orang penting ngak tapi, karena d'mas pengembara memiliki saudara biker's yang berada di Sabang.

Pada saat aniversary ke 3 HOKA 2016 {Honda Klassik Aceh} kebetulan d'mas pengembara merupakan pengendara dengan plat AB sendirian.

Malam harinya setelah acara aniversary selesai d'mas pengembara beserta rombongan biker's dari luar Provinsi Aceh menuju ke Pelabuhan Ulee Lheue di pelabuhan sudah di tungguin sama mas rady (bang rady) HOJAC SB/Honda Jameun Community Sabang yang lebih dulu meninggalkan acara aniversary HOKA menuju pelabuhan dan yang membayari tiket kapal d'mas pengembara adalah mas rady tersebut.

Akhirnya kami bermalam di pelabuhan tersebut, nah pagi harinya datang rombongan biker's HD dari siantar beserta Polisi Patwal yang sedang bertugas mengawal rombongan biker's dari Jepang {KONTIKI} Tokyo yang akhirnya kita satu kapal menuju Sabang.

kontiki tokyo
Biker's HD Kontiki, Tokyo. Senin,  11 April 2016.

Setelah turun dari kapal rombongan biker's HD jalan menuju tugu nol kilometer.

Sedangkan rombongan kami berhenti di gapura, taman I Love Sabang lalu menuju ketempat mas radi dulu {basecame HOJAC SB} sebelum ke tugu O km Indonesia.Setelah turun dari kapal rombongan biker's HD jalan menuju tugu nol kilometer.

Ternyata kita sampai di tugu rombongan biker's HD tersebut masih berada disana. Basecame HOJAC SB adalah tempat bermalamnya bagi para biker's yang berkunjung ke Sabang.

Pada waktu itu kami dari berbagai Provinsi ada yang dari Medan, Riau, Lampung ada sekitar 53 orang yang tinggal di basecame. Jadi penuh basecamenya 😂 terimakasih mas radi dan sedulur semua.

Oiya di Sabang juga terdapat kelok sembilan lho, danau dan sebagainya selain wisata pantai, snorkling dan lain-lain.

kelok sembilan
Jalan Kelok Sembilan Sabang. Kamis, 14 April 2016.

Buat para saudara pengembara puas-puaskanlah berwisata ketika berada di Sabang. Penduduk Kota Sabang seperti halnya penduduk Indonesia pada umumnya mereka ramah-ramah meskipun dengan orang baru (asing) jadi jangan kuatir tersesat jalan.

Pada waktu mencari kelok sembilan sabang, d'mas pengembara beserta dulur pengembara lainnya juga bertanya kepada warga setempat karena tidak hafal jalan, akhirnya di kasih tau arah jalan menuju kelok sembilan sabang.

Karena kota ini memiliki banyak destinasi wisata yang masih tersembunyi dan hanya para pengembaralah yang senang dengan sebuah petualangan maka manfaatkan waktu dan carilah petualangan kalian selagi di kota ini.


Silahkan klik ikuti, jika saudara berkenan. Salam Paseduluran

0 Komentar

Profile, Nama, dan segala bentuk Link Aktif lainnya otomatis dimatikan jika berkomentar di sini. Maaf 🙏